Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Fungsi Komponen Sistem Pendingin Air


Fungsi Komponen Sistem Pendingin Air


Mengetahui Cara kerja dan fungsi komponen sistem pendingin akan mendukung tepatnya menegakkan trouble shooting. Saya fokuskan pada komponen sistem pendingin ninja 250 FI karena pas ada masalah di bagian sistem pendiginnya, yaitu mesin cepat panas dan indikator panas menyala. Setelah sekian pemeriksaan ternyata ada masalah di sirip radiator sekitar 30% tersumbat dan tutup radiator tidak bekerja maksimal. Setelah sirip radiator dibersihkan ganti tutup radiator, sejauh ini tidak ada masalah. Berikut fungsi komponen sistem pendingin.
  1. Water pump : fungsinya adalah jantung sistem pendingin untuk memompa coolant
  2. Radiator: penukar panas yang digunakan untuk mentransfer kelebihan panas yan dihasilkan mesin ke atmosfir. Jangan sampai tersumbat, baik saluran dalamnya ataupun sirip radiator luar untuk proses pendinginan yang lancar.
  3. Thermostat : adalah katup yang mengatur aliran cooland dan membantu menjaga termperatur kerja mesin. 63,55-65,5 derajat celsius termostat membuka (manual kawasaki ninja 250 FI)
  4. ECT sensor (Engine Coolant Temperatur) sensor : untuk memonitor temperatur mesin. ECU akan menggunakan data untuk mengatur Fuel Injection atau penyemprotan bensin dan Ignition Time atau waktu pengapian. Data juga digunakan untuk mengontrol kipas radiator ( suhu 103 derajat celsius akan menjadikan kipas radiator menyala sebagaimana data manual kawasaki Ninja 250 FI) dan untuk update display temperatur.
Referensi :
Manual Kawasaki Ninja 250 FI

Terima kasih

Dadang Auto Champion
Kursus Mekanik Motor Karbu dan Injeksi Terapan di Jogja/Yogyakarta (DIY)