Bisnis bengkel motor berdinamika
Bisnis bengkel motor berdinamika
ilustrasi
Kisah sukses bengkel motor beragam, ada yang bisa cepat,
sedang, bahkan lama. Untuk ukuran 5 tahun sampai kelihatan usahanya merupakan
waktu menunggu yang cukup teruji kesabaranya. Sebut saja mas Slamet Raharjo, perantau
dari Klaten Jawa Tengah, mengadu nasibnya di Jakarta Selatan, misinya merubah
bengkel tambal ban bapaknya menjadi bengkel motor yang besar mulai bisa dilihat
setelah 5 tahun menggeluti bisnis tersebut. Nama bengkelnya “Prambanan motor”.
Jika melihat mas Slamet Raharjo sekarang mungkin sudah
enak karena karyawan bengkel motornya ada 9 orang. Tapi jika menengok
perjuanganya bisa jadi orang yang cengeng dan ingin segalanya instant akan
mundur ditengah jalan atau dengan cepat mengatakan bahwa bisnis bengkel sepeda
motor sudah tidak prospek, karena kurangnya kesungguhan dan kesabaran dalam
usaha.
Ingin tahu lulusan apa mas Slamet Raharjo ini?. Beliau adalah
lulusan SMA. Disini jelas sekali bahwasanya tingkat pendidikan jangan dijadikan
barometer sukses usaha bengkel sepeda motor. Tidak harus S1 atau memiliki
jurusan yang relevan dan untuk sukses di bidang usaha tertentu. Setidaknya itu
sekilas hasil dialog dengan mas Slamet Raharjo saat beliau membeli alat HIDS
(Honda Injection Diagnostic System) dan training di tempat kami Auto Champion training
Centre.
Untuk memudahkan orang
menguasai skill mekanik motor, agar membantu usaha di bidang bengkel motor,
silakan ikuti program kursus mekanik motor terapan di lembaga kami. Prestasi kita
sudah tingkat propinsi DIY dan nasional.
Artikel bermanfaat lainnya
Artikel ini juga akan jadi
inspirasi bagi lulusan SMA.
Meski begitu, semua tergantung dari kita dan anda bagaimana cara memandang kesuksesan bisnis dan apa barometernya, dan sejauh mana anda mengahargai dan mensyukuri sebuah proses usaha yang halal. Semoga hari ini indah bagi Anda.
Terima kasih
Dadang Auto Champion.